Ucapan Baik dan Buruk

Di lingkungan rumah gw ada anak2 kecil yang biasa maen di depan rumah. Umurnya ada sekitaran 5-7 tahunan. ada cowok ada juga cewek. Kalo lagi main2 biasa aja, petak umpet, gale asin, taplak meja, dll. Disitu gw pasti mengira anak2 tu manis2, baik2, sopan, dll. Ternyata tampak luar nggak seperti yang kita bayangkan klo kita liat dari ucapan yang diucapkan anak tersebut.

Barusan aja gw denger anak kecil lagi becanda2 ama orang yg lebih gede, mungkin si anak merasa tersinggung atau merasa dizolimi, atau gimana gitu, karena merasa si pengganggu ini mau dipukul, maka dia lari menyelamatkan diri. Si anak nggak mau kalah, dia ngejar, tapi karena nggak mampu, dia mundur sambil caci maki. Tau nggak apa ucapan yang dikeluarin dari mulutnya?……

Baca entri selengkapnya »

Anak kecil yang takut api neraka

Dalam sebuah riwayat menyatakan bahwa ada seorang lelaki tua sedang berjalan-jalan di tepi sungai, sedang dia berjalan-jalan dia melihat seorang anak kecil sedang mengambil air wudhu sambil menangis.

dia pun berkata, “Wahai anak kecil kenapa kamu menangis?”

Maka berkata anak kecil itu, “Wahai paman saya telah membaca ayat al-Qur’an hingga sampai kepada ayat yang berbunyi, “Yaa ayyuhal ladziina aamanuu quu anfusakum” yang artinya, “ Wahai orang-orang yang beriman, jagalah olehmu sekalian akan dirimu.” Saya menangis sebab saya takut akan dimasukkan ke dalam api neraka.”

Berkata orang tua itu, “Wahai nak, janganlah kamu takut, sesungguhnya kamu terpelihara dan kamu tidak akan dimasukkan ke dalam api neraka.”

Berkata anak kecil itu, “Wahai paman, paman adalah orang yang berakal, tidakkah paman lihat kalau orang menyalakan api maka yang pertama sekali yang mereka akan letakkan ialah ranting-ranting kayu yang kecil dahulu kemudian baru mereka letakkan yang besar. Jadi tentulah saya yang kecil ini akan dibakar dahulu sebelum dibakar orang dewasa.”

Berkata orang tua itu, sambil menangis, “Sesungguh anak kecil ini lebih takut kepada neraka daripada orang yang dewasa maka bagaimanakah keadaan kami nanti?”


( sungguh, cerita pendek yang membuatku kembali berpikir akan nikmatnya dunia 
)

Blogged with the Flock Browser