Indosat Sekarang Milik Qatar Telecom

STT Jual Seluruh Saham di Indosat ke Qatar Telecom

Irna Gustia – detikFinance

Jakarta – Secara mengejutkan Singapore Technologies Telemedia Pte Ltd (ST Telemedia) menjual seluruh sahamnya sebesar 40% di Indosat kepada Qatar Telecom QSC (Qtel). STT atau Temasek kini tidak lagi berurusan dengan Indosat.

Operasi pembelian yang sangat rapi ini dilakukan Qtel dan STT pada 6 Juni 2008. Pasar sama sekali tidak mengendus akan ada penjualan besar-besaran ini. Terlebih beberapa kali STT menegaskan tidak akan menjual Indosat meski sudah divonis KPPU melakukan monopoli dengan memiliki Indosat dan Telkomsel.

Dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Sabtu (7/6/2008) Qtel mengumumkan telah membeli 40,8% saham Indosat melalui akuisisi Asia Mobile Holdings Pte0. Ltd (AMH). Dalam struktur STT, AMH adalah pemilik Indonesia Communications Limietd (ICL) yang tercatat sebagai pemegang saham Indosat.

Qtel melakukan perjanjian pembelian tertanggal 6 Juni 2008 dengan STT untuk membayar tunai sebanyak 2,4 miliar dolar Singapura atau US$ 1,8 miliar atau Rp 16,740 triliun dengan kurs 9.300/US$.

Qtel adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Timur Tengah yang jaringannya tersebar di Asia Pasifik, Amerika dan Eropa. Dalam pernyataannya pemimpin Qtel Group Sheikh Abdullah Al Thani mengatakan sangat senang dengan pembelian saham Indosat ini.

“Transaksi ini merupakan komitmen kami di Indonesia dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi,” kata Sheikh Abdullah Al Thani.

Dengan adanya transaksi ini, Qtel kini memiliki 44 juta konsumen yang tersebar di 16 negara. “Ke depan kami akan bekerja sama dengan manajemen dan karyawan Indosat untuk menjalin kerja sama yang baik. Indosat akan menjadi keluarga dari Qtel,” katanya.

Pembelian Indosat lanjut Thani merupakan representasi yang signifikan dan investasi yang luar biasa dalam Qtel Group. “Kami akan menanamkan investasi yang signifikan di Indosat untuk mendukung pertumbuhan dan pencapaian yang maksimal,” ujar Thani.

Sementara Dirut (CEO) Qtel, Nasser Marafih mengatakan investasi ini merupakan bagian dari strategi Qtel untuk tumbuh lebih besar. Apalagi Indonesia adalah salah satu negara yang sangat penting dengan jumlah penduduk yang besar.

President and Chief Executive Officer of ST Telemedia Lee Theng Kiat mengatakan Qtel adalah perusahaan yang sangat kuat dengan manajemen yang memiliki visi ke depan.

“Saya yakin kami telah membuat fondasi Indosat dalam lima tahun dengan cukup kuat sehingga Qtel bisa melanjutkannya,” kata Lee.

Lee menegaskan transaksi ini tidak akan mempengaruhi STT atau investasi AHM. STT juga tidak lagi terlibat dengan Indosat seperti dalam kasus KPPU. Setelah melepas Indosat, nantinya AHM akan tetap memiliki StarHub Ltd yang merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Singapura, selain memiliki anak usaha di Kamboja dan Laos.
( ir / ir )

Kapan Indosat kembali ke pangkuan Indonesia??


Update: 20Juni2008

Ada Berita bantahan nih, tapi gw gak ngerti maksudnya apa? kaya semacem struktur organisasi yang mengatur proses ini dan itu.

STT: Kami Tak Pernah Jual Indosat
– Menkominfo: Qatar Jangan Asal Nyelonong


8 Tanggapan to “Indosat Sekarang Milik Qatar Telecom”

  1. petak Says:

    Menurit bapak, privatisasi aset strategis seperti penjualan Indosat ke asing sesuatu yang benar kah tidak?

  2. Zoe Says:

    Menurut saya, privatisasi aset2 strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikuasai negara dan digunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat.

    Tetapi, bila privatisasi tersebut melanggar hukum seperti memonopoli satu bidang dengan membeli 2 raksasa telekomunikasi di Indonesia itu tidak menyelesaikan masalah, yang ada nanti hanya akan membuat harga komunikasi di Indonesia kian melambung karena tidak adanya persaingan.

    Sebaiknya, ada diantara masyarakat Indonesia yang mampu memiliki salah satu dari perusahaan telekomunikasi tersebut sehingga yang memilik bukan negara melainkan putra bangsa sendiri artinya bakal ada persaingan sehat antara negara dengan rakyatnya. Kira2 seperti itu pendapat saya. Terima kasih telah berkomentar.

  3. zoel chaniago Says:

    kok g’ indonesia aja yang beli

  4. Zoe Says:

    Waktu itu ada diberitakan jg mengapa bukan Indonesia saja yang beli saham2 Indosat. Itu karena sbb:

    1. Indonesia sudah memiliki Telkom, Kalo beli Indosat, maka akan kena sanki dari KPPI tentang monopoli perdagangan telekomunikasi di Indonesia. Mau gak mau negara harus jual lg ke pihak swasta.
    2. Indonesia belum punya duid.
    3 dst. [lupa, liat aja di detik klo gak salah].

    Terima kasih telah berkomentar.

  5. torasham Says:

    masalahnya adalah penjualan indosat ini sendiri dari tangan Indonesia ke singapura. Indosat dalam keadaan “sehat wal-afiat” sewaktu dijual. Harusnya BUMN ini dipertahankan, karena bisa menyumbang BUMN dalam jumlah besar. Kalau sekarang..?

  6. cydonian_knights Says:

    menurut saya, indonesialah yang terlalu berbelit2 artinya ini semacam ‘bumerang” dulu pada jaman megawati-laks.sukardi dengan mudahnya melepas indosat…sekarangan ingin merebut kembali eeh harga naik g punya duit buat beli kembali dan kini pake KPPU…nah posisi indonesia malah terganjal aturan sendiri…kesimpulannya: pemerintah & DPR/MPR kudu teliti, fair & transparan untuk lakukan penjualan aset negara…

  7. Setan234 Says:

    ha ha ha
    indonesia mah sllu gitu…..?
    bikin aturan ndiri malah kena ndiri dehh,,,,,?
    bagi orang indonesia diharap untuk sabar….?
    coz,50 tahun lagi indonesia bakal jd negara terkaya
    di dunia ini………….amien……….

  8. panjul Says:

    yang jual indosat tu sapa sih??
    lagi sehat,, prospek kinclong,, eeehhh… malah dijual,,
    maunya apaaaaa???
    sekarang malah cuma cengar cengir,, lempar batu sembunyi tangan..
    knapa ga mati di laut aja sih??


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: