Cerita ttg org P** (invisible, avoid saras009)

Janganlah engkau berlaku sombong bila engkau berada dikampung orang lain. patuhi peraturan dan adat istiadat yang berlaku di kampung tersebut. hormatilah.

Sialan dah, sebel banget gue. sebel gue sama orang ***. ceritanya kan gini. Rumah gue yg gue kost ke orang lain kan yang ngehuni banyakan orang yang berasal dari ***, dengan seenaknya aja dia tuh nyetel lagu *** keras-keras gitu. pake sound speaker yang ada salonnya lagi. gila banget kan. awalnya emang tiap hari minggu pagi atau hari-hari libur pagi ya.. emang sih hari itu waktunya nyantai, tapi lama-kelamaan dosisnya bertambah seiring dengan dibiarkannya dia berkelakuan seperti itu. dosisnya berupa lagunya itu disetel mulai minggu sore juga, tambah lagi mulai hari senin pagi, dan dosis tambah lagi jadi tiap hari tiap pagi dari jam 08.00 ampe jam 10.00 dan sore hari dari jam 03.00 ampe jam 05.30. gilaaa.. gue sebel banget tuh ama orang *** macem itu.

ga hanya sampe disitu. pernah kejadian di salah satu rumah gue yang huni itu adalah para pemuda yang berasal dari *** yang satu bilang, kita cuma ber-4 ga taunya emang kayak tai tu orang. dasar pembohong belaka. yang nempatin lebih dari 4 orang udah gitu yang bikin gue gedeg sama mereka itu adalah tiap pagi, tiap waktu, kapan aja mereka selalu nyetel yang namanya musik, emang sih. musik itu wajar aja dan enak kalo didenger. boleh-boleh aja tapi liat-liat dong siapa yang ada disekitar mereka, lu itu kan pendatang, lu itu kan bukan orang asli sini, lu itu kan asalnya dari tai emang kayak tai lu dari sononya.

ga pake lama, sebulan kita bikinin surat pernyataan apabila masih melakukan hal-hal itu lagi, kita tidak akan segan-segan mengeluarkan mereka kapan saja tidak mengenal waktu. ternyata mereka masih melanggar kesepakatan yang telah kita buat bersama, seperti Israel, Palestina mengalah untuk tujuan damai. tidak tunggu lama, 2 bulan adalah waktu yg lama bagi saya untuk menikmati hingar-bingar didepan kamar setiap hari setiap waktu tanpa henti.

Tahu apa yang mereka dengarkan dari pernyataan saya diatas itu? yang mereka dengarkan adalah lagu-lagu yang tidak pernah saya mengerti bahasanya, dan tidak pernah saya mau mengerti kapanpun. karena mereka pun tidak pernah mengerti akan kebudayaan kami.

lain halnya diatas, teman saya ada juga yang datang dari ***, di kelas saya, dia adalah anak yang pendiam tapi tidak sopan, rajin tapi selalu tidak mengerjakan tugas dosen. hahaha. aneh ya? iya, karena ketika dia sendirian saya iseng-iseng ada didekatnya dan menyapa dengan berkata ya.. biasalah. tapi dia ga ngerespon gitu. seperti nya dia benci, ya udah makin benci aja gue terhadap orang ***. yang merantau ke jakarta, mereka tidak tau menau akan kebudayaan orang lain. hahaha,, kenapa saya bisa tau dia adalah orang ***? karena ketika saya sama teman-teman lainnya dia ikut ngumpul juga tapi dengan nada sombong dia menerima telepon dari temannya dan temannya ternyata teman sekampungnya ya udah lah jadilah dia berbahasa *** bengkok itu hahahha.. teman-teman lainnya ikutan mengejek juga ahahhaa… tapi dengan bahasa halus, tidak sampai membuat hati dia luka. haaha. karena kami masih menghargai sesama tidak seperti dia.. ahahaha..

akhirnya benci, benci, bencilah saya terhadap orang-orang ***. karena setiap saya bertemu orang *** yang ketemu adalah yang punya sifat seperti itu. hahaha. saya pun tidak mau makan di wxx  ***, sxx *** dengan mengeluarkan uang dari saya kecuali apabila di berikan secara gratis hahaha… eh. rezeki jangan ditolak. hahhaa…

Tapi ada sisi baiknya juga, ahhaa.. gue berteman dengan putri dari seorang *** orangnya cantik banget. haha masih SMA, kulitnya putih hahhaha.. Indonesia banget. Seneng gua haha.. adik saya lebih cantik dengan dia hahaha.. saya lebih sayang adik saya daripada mereka2 itu. hahha…

nah, dari situ saya menarik kesimpulan untuk kehidupan kita. janganlah engkau berlaku sombong bila engkau berada dikampung orang lain. patuhi peraturan dan adat istiadat yang berlaku di kampung tersebut, jangan seperti di kampung asal kalian yang kalau memang sudah bobrok jangan ditularkan bobroknya kekampung orang lain. hormatilah, karena kalian sudah tidak lagi berada di kampung kalian. bila suatu saat, kalian dikeroyok oleh penduduk setempat jangan heran dan bingung.

Maaf, saya ngomong seperti ini, agar dikemudian hari manusia2 seperti itu dapat melihat kondisi yang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: